Pacaran yang sehat……. (Sambungan)

“Sebelum anda membaca Alinea ini sebaiknya anda Baca terlebih dahulu artikel  sebelumnya (masa remaja adalah masa transisi)”

Pacaran adalah masa perkenalan antara dua pribadi secara khusus dengan tujuan pernikahan. dikatakan khusus karena pacaran bukan sekedar masa perkenalan. Dua pribadi yang berlawanan jenis sexuilnya mengambil sikap dan keputusan untuk mengkhususkan hubungan antara mereka berdua. Meningkatkan hubungan dalam pengalaman interaksi yang semakin lama semakin pribadi sifatnya untuk mencapai tujuan bersama dalam pernikahan

Pacaran tidak sama dengan masa perkenalan/pra pacaran (frienship)

pra pacaran adalah kebutuhan yang hakiki dari setiap manusia sebagai mahluk sosial, manusia sejak lahir membutuhkan sesamanya. kebutuhan sosial itu harus berkembang hingga pada satu phase seorang muda mengambil sikap dalam pergaulan pra pacaran.

phase remaja ditandai dengan munculnya kematangan sexuil dan gejala kematangan fisik ini ditandai dengan munculnya tingkahlaku sexuil yang baru. seringkali remaja melihat dan menginginkan lawan jenisnya semata-mata sebagai objec pemuasan sexuilnta saja. Orientasinya adalah bagian tubuh yang bisa memuaskan kebutuhannya tidak pada pribadinya secara utuh.

ada dua penjelasan mengenai ketidak normalan terjadi karena dosa

1. Hubungan laki-laki dan perempuan adalah hubungan yang seutuhnya.seks adalah perlengkapan dan alat sosial yang menyatukan lak-laki dan perempuan

2. Dosa membuat manusia  tidak membina hubungan sosial seutuhnya. sekks sebagai alat pelampiasan nafsu.

Phase pra pacaran adalah phase yang paling kritis dan menentukan dimana tanpa bimbingan dan pengenalan yang benar akan firman Tuhan remaja bisa jatuh dalam kesalahan yang fatal.

jadi ada hal-hal yang harus diperhatikan:

1.Kontrol perasaan (instinct)

perasaan bukan dasar utama dalam memilih pasangan. remaja perlu disadarkan bahwa pergaulan mereka mempunyai tujuan pernikahan dan pernikahan adalah sesuatu yang permanen.Pernikahan tidak dapat didasarkan atas instinct rasa suka yang relatif sifatnya dan gampang berubah

2. membutuhkan pimpinan Tuhan

Remaja yang membutuhkan pimpinan Tuhan adalah remaja yang menyadari bahwa keinginan hati tidak selamanya baik dan benar.

Membutuhkan pimpinan Tuhan adalah menyadari bahwa hidupnya milik tuhan dan sedang dalam proses untuk menjadi serupa dengan Kristus (Roma 8:29-30)

Setelah melalui phase pra pacaran yang baik, seseorang akan merasakan pimpinan Tuhan dan berani mengambil keputusan berpacaran dengan seorang saja. Jadi pergaulan, pacaran dan pernkahan adalah proses kematangan hidup yang dipersipakan untuk melakukan perbuatan yang baik

4 Tanggapan

  1. Nice artikel ito..🙂

  2. Mauliate ito di tanggapan munai.
    Tuhan Memberkati

  3. mksih baut artikelnya yang membangu.🙂

    boleh say mngajukan prtanyaan..
    apakah dalm kekristenan ada yang di sebut pacaran?

    thx

  4. mksih baut artikelnya yang membangu.🙂

    boleh saya mngajukan prtanyaan..
    apakah dalm kekristenan ada yang di sebut pacaran?

    thx

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: