Tuhan LENGKAPI Kebahagiaanku lewat kelahiran Putra Kami

Aku mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas nikmat kasih & anugerahNya yang sangat indah dalam kehidupanku. “Hari esok harus lebih baik dari hari ini”, motto ini semakin nyata dalam perjalan hidup.

Antony Putra Nababan with kedua Namborunya (Tantenya)

Antony Putra Nababan with kedua Namborunya (Tantenya)

Antony Putra Nababan

Antony Putra Nababan

perencanaanku yang kutata rapih sejak aku menginjak dewasa perlahan terwujud, semua tiba indah pada waktunya walaupun aku harus melintasi beribu rintangan. Kalau aku kembali merenungkan siapakah aku? darimana aku?mau kemana aku? serta kondisi ekonomi orang tua yang tidak mendukung, mustahil aku bisa seperti saat ini. Tapi berkat doa ibuku, motivasi keluarga besarku, sahabat-sahabatku, keputusasaan itu aku buang jauh-jauh, bagiku; tidak ada yang mustahil bagi Tuhan asalkan kita mau berusaha, Tuhan juga pasti bukakan jalan.

Janganlah hendaknya kamu kuatir tetang apapun juga, tetapi nyatakanlah kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur”(Filipi 4:6)

Sofia Margaret (Saat hamil Antony 7 bln)

Sofia Hutapea (Saat hamil Antony 7 bln)

Livia Nababan (2 years)

Livia Nababan (2 years)

Dulu pernah aku rencakan bahwa pada saat usiaku 30 (tiga puluh) tahun aku sudah harus bisa mewujudkan beberapa impianku, karena bagiku usiaku pada angka tersebut merupakan penentu untuk misi berikutnya. Puji Tuhan impian itu perlahan jadi kenyataan, pada usiaku saat ini aku dapat menyelesaikan study yang aku rencanakan , membangun karir dan merintis  usaha yang aku impikan, Menikah,  hingga pada usiaku saat ini Tuhan melengkapi kebahagian rumah tanggaku lewat anak, yang Tuhan anugerahkan kepada rumah tangga kami. Setelah Tuhan memberikan kami Seorang Putri yang kini usianya sudah 2 (dua) tahun , hari ini pula Tuhan melengkapi kebahagiaan kami lewat kelahiran Putra kami pada hari minggu tanggal 25 Januari 2009, berat badan 3,5 kg & panjang 51 cm, yang kami beri nama Antony Putra Nababan. Terimakasih Tuhan

HKBP Cengkareng

HKBP Cengkareng

100_0359

Iklan

Saling Membangun

Sebab itu marilah kita mengejar apa yang mendatangkan damai sejahtera dan yang berguna untuk saling membangun (Roma 14:19)

Dalam pacaran acapkali kita menempatkan momen ini hanya sekedar pengisi waktu atau menonjolkan segi penampilan. kita kurang menyadari apa sih tujuan kita berpacaran. Itu sebabnya sebelum kita berpacaran, kita perlu tahu dulu hal yang perlu dibangun sebelum berpacaran.

Pertama: Kerohanian

Membangun sikap takut akan Tuhan merupakan kemutlakan bagi anak muda. Bila kerohanian pacar kita telah terbentuk, kita tak perlu kuatir tentang bagaimana sikapnya terhadap kita kelak. Sebab takut akan Tuhan, membuat pacar kita bersikap sopan kepada kita.

Kedua: Harga Diri

Secantik-cantiknya seseorang, buila harga dirinya telah anjlok, dia akan dipandang remeh orang lain bahkan pasangannya sendiri. Bukanlah proses saling membangun, bila sesama pasangan melakukan hubungan seks di luar nikah. Hubungan seks pra nikah nampaknya akan mempererat suatu hubungan, namun arahnya adalah kehancuran.

Ketiga: Masa Depan

Meskipun masih dalam taraf berpacaran, tetapi bukanlah kekeliruan bila keduanya mulai merancang masa depan. Dan masa depan tak pernah lepas dari kata belajar. Alangkah tidak bijaksananya, bila kita lebih cendreung mengajak pasangan kita selalu keluyuran ketimbang mendorong untuk belajar bekerja keras.

Kaum muda, tidak sedikit rumah tangga yang emngalami keretakan akibat selama berpacaran tidak menitikberatkan pada persiapan diri atau saling membangun. Karena kurang persiapan, akhirnya mereka bingung ketika menghadapi tuntutan zaman. Sahabat muda jangan terjebak dengan gaya berpacaran ala dunia yang hanya sekedar untuk senang-senang. Sangat berbahaya bila kita memasuki jenjang pernikahan dalam kondisi mentah. Sebab itu kita perlu melewati beberapa tahap pacaran, karena kemajuan tidak mungkin terjadi bila tidak melawati tangga pertama

Dikutip dari : Renungan Harian Pemuda & Remaja

Menagatasi Kemiskinan Melalui Pengembangan Sumber Daya Manusia

“Orang Miskin karena miskin”

Artinya, karena seorang miskin tidak dapat membiayai pendidikan dan pelatihan sehingga tidak mempunyai keterampilan yang dapat dijual.Karena tidak mempunyai keterampilan sulit mendapatkan pekerjaaan yang memberikan penghasilan yang cukup. Dengan kata lain karena keterampilan rendah, penghasilan juga rendah. Karena Penghasilan rendah sehingga tidak mempunyai biaya untuk memberikan pendidikan kepada anaknya.

Penghasilan seseorang biasanya pertama-tama digunakan untuk memenuhi kebutuhan fisik:Makan, pakaian dan tempat tinggal. Kalau kebutuhan fisik sudah terpenuhi secara minim, kebutuhan non fisik baru dipenuhi. Kebutuhan non fisik tersebut amtara lain: Kesehatan, Pendidikan, Rekreasi dan kebutuhan Spiritual. Urutan kebutuhan non fisik bisa berbeda tetapi yang relevan dengan sumber daya manusia dan kemiskinan adalah PENDIDIKAN, termasuuk didalamnya pelatihan. Pendidikan terdiri dari lingkungan Formal dan Informal, lingkungan formal adalah lembaga pendidikan dalam bentuk sekolah, biasanya mulai dari Sekolah Dasar, Menengah sampai Perguruan Tinggi.

Akhir-akhir ini pendidikan usia dini dimulai dari Play group sampai Taman Kanak-kanak dianggap penting dalam proses pengembangan anak. Dengan demikian pendidikan Pra sekolah yang dianggap sekedar kegiatan informal mulai menjadi ” Formal”. Di negara maju pendidikan Pra Sekolah hampir bersifat Universal dan merupakan Pendidikan Yang mahal. Kegiatan Pra Sekolah itu dianggap Predictive terhadap keberhasilan pendidikan berikutnya bahkan dalam hidupnya.

Mengembangkan SUmber daya Manusia adalah upaya memberdayakan sumber daya manusia. Memberdayakan berarti meningkatkan daya (Empowerment). Bagi negara-negara maju dimana perbedaan dalam kondisi masyarkat lapisan atas, menengah dan bawah dalam hal-hal yang relevan tidak besar. Perbedaan dalam benghasilan, Pendidikan dan pekerjaan lebih bersifat relatif. Artinya orang lapisan bawah dapat memenuhi kebutuhan fisik diatas minimum. demikian pula dengan kesehatan, pendidikan, rekreasi , dll. Dinegara berkembang seperti Indonesia perbedaan yang penting bersifat Absolut. Sebagai misal orang lapisan menengah ke atas mempunyai penghasilan dimana mereka dapat memiliki rumah, kendaraan dan harta lainnya yang mungkin hidup dalam kecukupan. Di INdonesia jumlah mereka tidak besar secara relative tetapi secara absolute jumlah mereka terus meningkat. Kalau kita lihat kemacetan lalu lintas, peningkatan penumpang kereta api, pesawat terbang merupakan cermin meningkatnya jumlah mereka. Sebagian mereka berpendidikan tinggi yang diikuti anak-anak mereka yang akan berbendidikan tinggi.

Pendidikan adalah proses jangka panjang yang memberikan pengetahuan, keterampilan dan perubahan sikap. Pendidikan yang berkualitas memerlukan biaya besar dan peserta didik yang bermotivasi tinggi. Masyarakat kita pada umumnya belum menyadari manfaat ilmu pengetahuan dan penerapannya dalam tehnology untuk maju dan berhasil. Sekarang beredar anggapan bahwa kecerdasan dan inteligensi yang ada pada anak-anak dapat di ukur dari IQ harus ditambah EQ dan SQ. Konsep EQ dab SQ diciptakan oleh orang-orang yang ber IQ tinggi.

Tidak ada jalan lain kalau kita mau maju terus kecuali bekerja keras untuk menguasai ilmu dan tehnology moderen, meningkatkan kemampuan atau Skill melalui pelatihan. Keterampilan adalah Sumber dari Produktivitas yang pada gilirannya adalah sumber penghasilan dan sumber kesejahteraan, inilah jalan untuk mengatasi kemiskinan dan menjadikan orang tidak hanya tidak miskin tetapi meningkatkan penghasilan dan kesejahteraan secara terus.

INGAT………

1. INVESTASI MODAL FISIK MENGALAMI PENYUSUTAN, TETAPI INVESTASI SUMBER DAYA MANUSIA  MENGALAMI PENINGKATAN.

2. BAHWA PENDIDIKAN ADALAH UPAYA UNTUK MEMERDEKAKAN SESEORANG DARI KETIDAK BERDAYAANNYA

Rahasia membangun rumah tangga harmonis

1.Saling percaya

2.Salimg menghargai

3.Saling memaafkan

4.Mau bebagi berbagi

5.Menerima kekurangan

6.Tidak hobby mengatur

7.Bersikap terbuka

8.Berfikir positif

9.Tetap mesra

10.Selalu tampil cantik (khusus untuk wanita)

11.Ciptakan kejutan

12.Jangan sepelekan janji

13.Bulan madu berdua

Lima langkah membuat anggaran pernikahan:

Boeat sahabat2 koe , khusnya yang masih Single ataupun yang berencana mau menikah:

Lima langkah membuat anggaran pernikahan:

1. Financial Capability

Anda harus jujur tentang kemampuan keuangan anda, sehingga anda tidak memaksakan diri untuk hal2 yang sebenarnya anda belum siap (tidak mampu) melakukanya, anda harus jujur terhadap calon pasangan anda sehingga tidak timbul GAP

2. Margin of Budget

Tetapkan batasan biaya maksimum yang anda keluarkan, hal ini agar tidak menggangu cash flow anda pasca Acara Pernikahan

3. Ceremony of concep

Tetapkan konsep acara pernikahan meliputi waktu, tempat dan thema, jumlah undangan. Sebaiknya acara bisa lebih singkat padat

4. Knowlwdge is Power

Pengetahuan sangat diperlukan buat kedua calon mempelalai, sebaiknya anda Konseling terlebih dahulu dengan pendeta ataupun orang2 berpengalaman, sehingga pasca pernikahan tidak timbul pertikaian, kesalah pahaman. Buat rencana pasca pernikahan (meliputi rencana jangka pendek ( Jangka Panjang)

5. Berfikir untuk hari esok

Sebaiknya  menekan biaya seefisien mungkin karena anda harus memikirkan hari esok (Tempat tinggal, pendidikan anak, dll)

SELAMAT MENCOBA