Memenangkan pasar dengan cara menghargai pelanggan

Pernah dikatakan bahwa kita sekarang hidup dalam era revolusi industri kedua, tetapi revolusi baru ini bukan digerakkan oleh mesin uap, melainkan oleh informasi. Dan sebagaimana pada revolusi yang pertama, keberhasilan yang relatif akan ditentukan oleh kemampuan menangani daya penggeraknya. Tidak diragukan lagi bahwa kebutuhan masa sekarang ini adalah kebutuhan akan keterampilan konseptual, yaitu kemampuan untuk memproses informasi dan membuat penilaian                                                                             Robin M.Hogarth

Ada kepedulian yang dimiliki oleh banyak orang dalam komunitas bisnis. Penciptaan suatu lingkungan di mana para manajer di santero perusahaan bisa menyelidiki pasar mereka, bisa memuaskan rasa ingin tahu mereka dengan pengetahuan pasar yang tepat, dan bisa membuat keputusan yang berakar pada pengetahuan.

Berikut ini Tips memenangkan pasar dengan cara menghargai pelanggan

1. Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingn diperlakukan

2. Pergunakan pujian, perbanyak pujian dan orang lain akan menanggapinya secara positif

3.Bersikap tulus, kepercayaan pelanggan tergantung pada ketulusan anda

4.Jadilah seorang teman, seorang teman mengenali temannya

5.Sebut nama pelanggan, setiap orang suka di kenal

6.Tersenyumlah, cara paling baik mendengarkan apa yang dikatakan pelanggan

7.Mendengar, cara paling dekat antara dua

8.Memberi, pelanggan akan melihat apa yang diterima

9.Berfikir tentang “anda” daripada “saya”, gunakan kata ini secara sadar jagalah rasa humor anda

10.Beri perhatian kepada pelanggan, tindakan lebih baik daripada kata-kata

Enam Belas Landasan Membangun sukses berbisnis

Enam Belas Landasan Membangun sukses berbisnis

1. Rajin dan tekun berusaha, Malas berarti petaka

2. Hemat pengeluaran, pemborosan itu menggorogoti modal

3. Ramah kepada setiap orang, tidak sabar berbuah rugi

4. Jangan sia-siakan kesempatan, menunda itu menghilangkan peluang

5. Lugas dalam transaksi, ragu bisa membawa perikian

6. Hati-hati memberi kredit, Murah hati berlebihan Cuma boroskan modal

7. Cermati catatan utang-piutang, lalai menghambat rejeki

8. Bedakan antara yang baik dan yang jahat, tidak peduli bisa melumpuhkan usaha

9. Kendalikan usaha dengan sistematis, ceroboh membawa kacau balau

10. Adil dan tidak pilih kasih kepada karyawan, Inefisiensi akibat dari ketidak adilan

11. Cermati pemasukan dan pengeluaran, Alpa berarti hidup secara mahal

12. Periksa barang sebelum diterima, sikap sembarang malang buntutnya

13. Kaji mendaam syarat – syarat pembayaran, ingkar janji menghancurkan kepercayaan

14. Bijaksana dan jujur menyangkut uang, manajemen buruk peluang korupsi

15. Tunjukkan tangung jawab kala ada kesulitan bersama, tak peduli memperburuk masalah16. Selalu tenang dan percaya diri, sifat nekat menghambat kinerja

By :Lintong Nababan

Sumber : Tao Chu Kung